Blog

  • Polda Metro Tetapkan Dirut Hanania Group Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Umrah

    Jakarta — Subbid Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASFR sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana perjalanan ibadah umrah. Penetapan tersangka itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Satya Haprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (2/6/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan perkara tersebut menjadi perhatian serius kepolisian. Sebab, kasus ini menyangkut hak para jemaah yang belum dapat berangkat umrah sesuai jadwal yang dijanjikan.

    “Polda Metro Jaya menyampaikan empati kepada para jemaah dan keluarga yang terdampak. Perkara ini akan ditangani secara profesional, proporsional, dan hati-hati dengan tetap mengedepankan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi para korban,” ujar Kombes Budi.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan, laporan terkait perkara tersebut diterima SPKT Polda Metro Jaya pada 28 Mei 2026. Setelah dilakukan penyidikan, penyidik menetapkan ASFR sebagai tersangka.

    “Penyidik telah menetapkan satu orang tersangka berinisial ASFR yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional. Tersangka diduga menggunakan dana para jemaah untuk menutupi permasalahan keuangan dan kepentingan lain di luar kebutuhan keberangkatan umrah,” ungkapnya.

    Kombes Iman mengatakan, akibat dugaan perbuatan tersebut, sejumlah jemaah gagal berangkat sesuai jadwal. Polisi telah memeriksa 38 korban atau jemaah dengan total kerugian terverifikasi mencapai Rp 4,2 miliar. Sementara itu, nilai kerugian yang dilaporkan pelapor bersama jemaah lainnya mencapai Rp 12,145 miliar.

    Dalam pengusutan perkara ini, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya berkas perjalanan umrah Hanania Group, perlengkapan umrah, 301 lembar visa jemaah, dan 102 paspor jemaah. Para korban diketahui mendapatkan informasi penawaran paket umrah melalui brosur di Instagram dengan harga mulai Rp 29 juta hingga Rp 46 juta.

    Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi terkait Hanania Group. Pengaduan dapat disampaikan melalui WhatsApp 0813-1400-141 pada pukul 09.00 sampai 17.00 WIB.

  • KOMPOLNAS RESMI LUNCURKAN KOMPOLNAS AWARDS 2026, APRESIASI KINERJA TERBAIK SATKER POLRI

    Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) resmi memulai rangkaian pelaksanaan Kompolnas Awards 2026 melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Kompolnas, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026). Program penghargaan tahunan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada satuan kerja Polri yang menunjukkan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Sekretaris Kompolnas, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Arief Wicaksono Sudiutomo, menjelaskan bahwa Kompolnas Awards 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima sejak pertama kali digelar. Ia menyebut kegiatan ini dilaksanakan bersama jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek di seluruh Indonesia.

    Sementara itu, Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksna Kompolnas Awards 2026, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah penyempurnaan dalam mekanisme penilaian tahun ini. Kategori peserta dibedakan lebih rinci, baik di tingkat Mabes Polri, Polda, Polres maupun Polsek, guna menghasilkan penilaian yang lebih objektif dan proporsional.

    Menurut Ida, Kompolnas Awards bertujuan memberikan penghargaan kepada satuan kerja Polri yang memiliki kinerja terbaik sekaligus menjadi motivasi bagi satuan kerja lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Kompolnas Awards ini merupakan apresiasi atau penghargaan dari Kompolnas kepada satker Mabes Polri yang sudah berkinerja terbaik. Harapannya dapat memotivasi satker lainnya melalui penerapan best practice sehingga seluruh jajaran Polri dapat terus meningkatkan kinerjanya,” ujar Ida.

    Ia menjelaskan, salah satu aspek utama yang menjadi ciri khas penilaian Kompolnas Awards adalah respons satuan kerja terhadap pengaduan masyarakat (dumas) yang diterima Kompolnas, termasuk kecepatan dan kualitas tindak lanjut yang diberikan.

    Selain menilai aspek kinerja organisasi, Kompolnas juga akan melakukan proses visitasi lapangan terhadap para nominasi terbaik untuk memastikan kesesuaian data kuantitatif dengan kondisi nyata di lapangan. Penilaian tersebut mengacu pada lima indikator utama atau “5P”, yakni Prosperity, Planet, People, Partnership, dan Peace.

    “Kami ingin memastikan bahwa data yang kami nilai pada tahap awal benar-benar tercermin dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Karena itu, tim juri akan melakukan visitasi langsung kepada para nominasi terbaik,” jelasnya.

    Tim juri Kompolnas Awards 2026 terdiri dari unsur Kompolnas, Mabes Polri, akademisi, tokoh masyarakat, dan media. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menghadirkan proses penilaian yang independen, objektif, dan komprehensif.

    Kompolnas juga membuka ruang partisipasi publik dengan mengajak masyarakat, akademisi, media, dan berbagai elemen lainnya untuk memberikan masukan terkait satuan kerja Polri yang dinilai memiliki pelayanan terbaik.

    “Kami menghimbau masyarakat untuk berkontribusi memberikan masukan mengenai polda, polres, maupun polsek yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong Polri semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ida.

    Pelaksanaan Kompolnas Awards 2026 dimulai pada Juni 2026 dan direncanakan mencapai puncaknya melalui malam penganugerahan pada 3

  • POLSEK TEBET GELAR OPERASI ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA, AMANKAN DUA KENDARAAN BERMOTOR

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Tebet melaksanakan kegiatan operasi pencegahan begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

    Apel kesiapan operasi dipimpin oleh IPDA Khairul, S.H., selaku Kanit Binmas Polsek Tebet, yang memberikan arahan kepada seluruh personel sebelum pelaksanaan patroli dan kegiatan kepolisian di lapangan.

    Dalam arahannya, IPDA Khairul menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang terlibat dalam operasi serta menekankan pentingnya pelaksanaan patroli dialogis pada jam-jam rawan guna mencegah terjadinya aksi begal, curanmor, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

    Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis terhadap masyarakat, khususnya kepada para remaja yang masih berkumpul atau nongkrong pada malam hingga dini hari. Petugas diminta untuk memberikan imbauan secara persuasif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun potensi keterlibatan dalam tindakan melanggar hukum.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, personel melakukan patroli mobile dan pemantauan di sejumlah titik rawan kejahatan dengan fokus utama pada pencegahan curanmor dan peredaran narkoba yang menjadi salah satu potensi kerawanan di wilayah Kecamatan Tebet.

    Hasil dari kegiatan operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak sesuai dengan identitas maupun kelengkapan kendaraan. Kedua kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Tebet untuk dilakukan pendataan lebih lanjut. Pemilik kendaraan diminta untuk menghadirkan dokumen resmi berupa STNK, BPKB, serta pelat nomor kendaraan guna memastikan legalitas kepemilikan kendaraan tersebut.

    Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, personel juga terus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal, pencurian kendaraan bermotor, serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

    Selama pelaksanaan operasi berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

    Polsek Tebet menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli, operasi kewilayahan, dan langkah-langkah preventif lainnya guna mencegah aksi begal, curanmor, serta peredaran narkotika. Melalui kehadiran anggota kepolisian di lapangan, diharapkan masyarakat dapat merasakan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan yang maksimal dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

  • POLSEK CILANDAK GELAR OPERASI CIPTA KONDISI ANTISIPASI CURAT, CURAS DAN CURANMOR DEMI CIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak melaksanakan Operasi Cipta Kondisi yang difokuskan pada pencegahan tindak pidana Curat (Pencurian dengan Pemberatan), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), dan Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) di wilayah hukum Polsek Cilandak, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh IPDA Suryadi selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan personel Polsek Cilandak dan unsur Satpol PP Kecamatan Cilandak.

    Apel Operasi Cipta Kondisi dilaksanakan di halaman Polsek Cilandak, Jalan Caringin Utara No. 1, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam apel tersebut, personel diberikan arahan terkait sasaran operasi dan langkah-langkah preventif yang harus dilakukan guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

    Adapun sasaran utama kegiatan meliputi pencegahan aksi geng motor, tindak pidana curas dan curat, razia terhadap kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal, pencegahan peredaran narkotika, obat-obatan terlarang, minuman keras, serta pengawasan pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

    Usai apel, personel melaksanakan patroli mobile dan operasi pemeriksaan kendaraan roda dua di sepanjang Jalan RS Fatmawati Raya, Kelurahan Cilandak Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, kendaraan yang terindikasi hasil tindak pidana, serta mencegah aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan strong point di Pos Pantau Balap Liar Jalan Pangeran Antasari dan kawasan Antasari Place 45. Kedua lokasi tersebut menjadi fokus pengawasan karena dinilai rawan digunakan sebagai lokasi balap liar dan berpotensi menjadi titik terjadinya kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, personel aktif memberikan imbauan kamtibmas secara lisan kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas. Petugas juga membubarkan sejumlah remaja yang masih berkumpul atau nongkrong hingga larut malam guna mencegah terjadinya tawuran maupun gangguan ketertiban lainnya.

    Melalui Operasi Cipta Kondisi ini, Polsek Cilandak terus berupaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Cilandak.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah Cilandak terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol yang mengganggu keamanan masyarakat.

  • POLSEK METRO SETIABUDI GELAR OPERASI CIPTA KONDISI, KRYD DAN RAZIA STASIONER ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Razia Stasioner, dan Strong Point guna mengantisipasi tawuran, balap liar, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh AKP Sudarto, selaku Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Metro Setiabudi, yang diikuti oleh personel Polsek Metro Setiabudi, Bhabinsa, Koramil, dan Satpol PP.

    Dalam arahannya, AKP Sudarto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang hadir dan menegaskan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam menjaga situasi keamanan wilayah Setiabudi.

    “Terima kasih kepada rekan-rekan Bhabinsa, anggota Polsek Metro Setiabudi, Koramil dan Satpol PP yang telah hadir dalam pelaksanaan Apel Cipta Kondisi pagi ini. Kita akan melaksanakan patroli bersama untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan gangguan kamtibmas lainnya. Laksanakan tugas dengan penuh kewaspadaan dan tetap humanis dalam menghadapi masyarakat. Patroli agar difokuskan pada titik-titik rawan sesuai kerawanan yang ada,” ujar AKP Sudarto.

    Beliau juga mengingatkan agar apabila ditemukan kelompok remaja yang masih berkumpul atau nongkrong menjelang pagi hari, petugas agar melakukan pembubaran secara persuasif dan humanis guna mencegah potensi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.

    Usai apel, personel gabungan melaksanakan patroli mobile ke sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Setiabudi. Kegiatan difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta kawasan yang sering dijadikan tempat berkumpul oleh kelompok remaja pada malam hingga dini hari.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan razia stasioner dan strong point pada titik-titik strategis guna mengantisipasi aksi trek-trekan liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C. Pemeriksaan dilakukan secara selektif terhadap kendaraan dan individu yang mencurigakan sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

    Kehadiran personel gabungan di lapangan juga dimanfaatkan untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

    Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan berjalan dengan lancar. Pada pukul 02.20 WIB, kegiatan patroli cipta kondisi dinyatakan selesai dilaksanakan dan situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

    Setelah patroli berakhir, personel melanjutkan kegiatan razia stasioner dan strong point sebagai langkah antisipasi terhadap balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya. Selama pelaksanaan kegiatan tidak ditemukan kejadian menonjol dan kondisi keamanan wilayah tetap terkendali.

    Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi, KRYD, Razia Stasioner, dan Strong Point ini, Polsek Metro Setiabudi menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah agar tetap kondusif, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi hari.

  • POLSEK JAGAKARSA GELAR OPERASI ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA UNTUK MENJAGA KAMTIBMAS WILAYAH

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Pencegahan Begal, Curanmor, dan Narkoba di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Jagakarsa, Babinsa, serta Mitra Koramil yang bersinergi dalam menjaga keamanan wilayah dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.

    Apel kesiapan operasi dipimpin oleh AIPTU Leston Siagian selaku Pawas, yang dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek, Babinsa, dan Mitra Koramil yang telah hadir untuk mengikuti kegiatan operasi malam hari.

    Dalam arahannya, AIPTU Leston Siagian menekankan pentingnya patroli kewilayahan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan seperti begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta aksi balap liar yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

    Kegiatan apel diikuti oleh 25 personel, terdiri dari 8 personel Polsek Jagakarsa, 1 personel Babinsa, dan 15 personel Mitra Koramil. Setelah pelaksanaan apel, seluruh personel bergerak melaksanakan patroli dan operasi kewilayahan pada sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi lokasi rawan tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta titik-titik rawan tindak pidana 3C. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan dan pembubaran terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul di pinggir jalan pada malam hingga dini hari guna mencegah potensi terjadinya tawuran maupun aksi kriminalitas lainnya.

    Dalam pelaksanaannya, Perwira Pengawas (Pawas) bersama piket fungsi memimpin patroli dengan rute Jalan Timbul, Jalan RM Kahfi I, hingga Jalan Kampung Kandang, termasuk melakukan kunjungan ke Posko Pokdarkamtibmas di Kampung Kandang, Kelurahan Jagakarsa. Petugas juga berdialog dengan warga dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Selanjutnya, Pawas bersama piket fungsi melaksanakan operasi razia dan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (R2), kendaraan roda empat (R4), orang, serta barang bawaan yang melintas di kawasan Pos Pantau Alfamidi Warung Sila, Kelurahan Ciganjur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan strong point pada titik-titik yang dianggap rawan tawuran dan kriminalitas. Personel turut mengunjungi Pos Siskamling serta memberikan imbauan kepada petugas keamanan lingkungan dan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal, curanmor, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

    Kegiatan patroli mobile, strong point, dan blue light patrol terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan situasi keamanan wilayah Jagakarsa tetap aman dan kondusif. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

    Melalui kegiatan operasi ini, Polsek Jagakarsa menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan, peredaran narkoba, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah Kecamatan Jagakarsa terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • POLSEK MAMPANG GELAR OPERASI RAZIA DAN PATROLI SKALA SEDANG ANTISIPASI NARKOBA, TAWURAN, BEGAL, CURAT, CURAS DAN CURANMOR

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Mampang Prapatan melaksanakan kegiatan Operasi Razia dan Patroli Skala Sedang/Besar guna mencegah gangguan kamtibmas berupa penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, Curat (Pencurian dengan Pemberatan), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), dan Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) di wilayah hukum Polsek Mampang, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dipimpin oleh Kapolsubsektor Gatot Subroto Polsek Mampang, IPTU Jujur Hutagalung, yang sebelumnya memimpin apel kesiapan personel. Dalam arahannya, IPTU Jujur Hutagalung mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir serta menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    Beliau juga mengingatkan agar seluruh personel mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini dengan melakukan patroli serta pemeriksaan secara selektif terhadap lokasi maupun kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, khususnya pada titik rawan tawuran, jalur sepi, lokasi nongkrong hingga dini hari, serta kawasan rawan kriminalitas.

    Operasi ini melibatkan sebanyak 10 personel Polsek Mampang dengan sasaran utama pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras ilegal, aksi tawuran remaja, tindak pidana begal, Curat, Curas, dan Curanmor. Selain itu, petugas juga melakukan pembubaran kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Patroli dan razia dilaksanakan melalui sejumlah ruas jalan strategis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, di antaranya Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, Jalan Kemang Raya, dan Jalan Kapten P. Tendean. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan stationer atau strong point di Jalan Mampang Prapatan Raya dan Jalan Kapten P. Tendean guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (R2), kendaraan roda empat (R4), orang, serta barang bawaan yang melintas di lokasi razia. Pemeriksaan dilakukan secara profesional dan persuasif dengan fokus terhadap kendaraan tanpa kelengkapan surat, kendaraan mencurigakan, penggunaan knalpot bising, pelat nomor yang tidak sesuai, maupun kendaraan yang terindikasi hasil tindak kejahatan.

    Petugas juga melaksanakan pemeriksaan dan memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan guna mencegah potensi tawuran serta tindakan kriminal lainnya. Selain itu, masyarakat diberikan edukasi dan pesan kamtibmas agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal, curat, curas, curanmor, serta penyalahgunaan narkoba dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Mampang terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol terkait tawuran, begal, Curat, Curas, maupun Curanmor. Kehadiran personel kepolisian di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa aman serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

    Melalui kegiatan operasi razia dan patroli skala sedang ini, Polsek Mampang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan upaya preventif dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Jakarta Selatan.

  • POLSEK KEBAYORAN BARU GELAR OPERASI CIPTA KONDISI DAN PATROLI SKALA SEDANG ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR, DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Patroli Skala Sedang di wilayah hukum Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi terjadinya tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya.

    Operasi Cipta Kondisi dipimpin langsung oleh pimpinan operasi bersama personel Polsek Kebayoran Baru yang melaksanakan patroli mobile dan strong point pada sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel kesiapan guna menerima arahan terkait sasaran operasi, pola bertindak di lapangan, serta langkah-langkah preventif yang harus dilakukan dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Personel juga diingatkan untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat serta menjaga keselamatan selama bertugas.

    Patroli skala sedang difokuskan pada titik-titik rawan tawuran, lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar, kawasan pertokoan, pemukiman warga, jalan protokol, fasilitas umum, serta area yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya kelompok remaja pada malam hingga dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga, petugas keamanan lingkungan, pedagang, pengemudi ojek online, serta kelompok remaja yang masih berkumpul di ruang publik agar menjaga ketertiban dan segera kembali ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak.

    Selain itu, personel juga melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang mencurigakan guna mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, minuman keras, narkoba, serta sarana yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.

    Kegiatan strong point turut dilaksanakan pada sejumlah ruas jalan strategis guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Kehadiran personel kepolisian di lapangan juga bertujuan mencegah terjadinya aksi tawuran, balap liar, dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

    Melalui Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Skala Sedang ini, Polsek Kebayoran Baru menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah Kebayoran Baru terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • POLSEK PANCORAN GELAR OPERASI CIPTA KONDISI ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA DI WILAYAH KECAMATAN PANCORAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan operasi pencegahan begal, curanmor, dan narkoba di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Iwan Ridwanulah, S.H.

    Operasi cipta kondisi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat, khususnya aksi begal, kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), kejahatan jalanan, tawuran, serta gangguan keamanan lainnya.

    Adapun sasaran utama kegiatan meliputi pelaku begal, pelaku kejahatan 3C, pelaku tawuran, pelaku kejahatan jalanan, serta individu yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Pancoran.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan, antara lain sepanjang Fly Over Kalibata, Jalan Hj. Tutty Alawiyah, Jalan TMPN Kalibata, Jalan Pasar Minggu Raya, serta Jalan Duren Tiga. Selain itu, petugas juga melaksanakan kegiatan Strong Point dan Patroli Blue Light pada lokasi-lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tindak kriminalitas.

    Selama kegiatan berlangsung, personel melaksanakan operasi razia secara selektif di kawasan Jalan Hj. Tutty Alawiyah guna mengantisipasi peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta mencegah aksi kejahatan jalanan. Kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

    Hasil kegiatan menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pancoran dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan operasi berlangsung.

    Polsek Pancoran akan terus meningkatkan kegiatan patroli, razia, dan strong point di wilayah-wilayah rawan sebagai upaya mencegah terjadinya begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

    Dengan kegiatan preventif yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Pancoran tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

  • POLSEK PASAR MINGGU GELAR OPERASI CIPTA KONDISI DAN PATROLI SKALA SEDANG ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR, DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Pasar Minggu bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Patroli Skala Sedang di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, premanisme, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Panit III Reskrim Polsek Pasar Minggu, IPDA Chandra P. Purba, S.H., M.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas). Apel diikuti oleh personel Polsek Pasar Minggu, anggota Koramil Pasar Minggu, dan Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu.

    Dalam arahannya, IPDA Chandra P. Purba menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang hadir dan menekankan pentingnya sinergitas dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan dari Koramil Pasar Minggu, Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu, dan anggota Polsek Pasar Minggu dalam pelaksanaan Apel Cipta Kondisi malam ini. Setelah apel, kita melaksanakan patroli mobile dengan menyentuh lokasi-lokasi yang rawan tawuran dan kejahatan jalanan. Tetap jaga kesehatan dan keselamatan selama pelaksanaan tugas, serta mari bersama-sama berdoa agar wilayah Pasar Minggu tetap aman dan kondusif,” ujar Pawas dalam arahannya.

    Adapun sasaran kegiatan Operasi Cipta Kondisi meliputi daerah rawan gangguan Kamtibmas seperti lokasi yang berpotensi terjadi tawuran, balap liar, premanisme, dan kejahatan 3C. Selain itu, patroli juga menyasar kawasan Asrama Polri, kompleks Polri, polsubsektor, gedung pemerintahan, objek vital, trotoar yang dijadikan tempat berkumpul maupun parkir kendaraan, serta jalan raya yang kerap digunakan sebagai arena balap liar dan tempat berkumpul komunitas sepeda motor.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli mobile dan strong point di sejumlah titik rawan, sekaligus melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat guna mengantisipasi peredaran senjata tajam, senjata api ilegal, bahan peledak, minuman keras, dan narkoba.

    Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari, seperti pedagang, pengemudi ojek online, karyawan minimarket, petugas keamanan lingkungan, serta para remaja yang berkumpul di jalan umum, trotoar, taman, dan warung-warung agar segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi menjadi korban maupun pelaku gangguan Kamtibmas.

    Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi Call Center 110 atau Polsek Pasar Minggu apabila menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran pihak kepolisian.

    Selama kegiatan berlangsung, personel gabungan juga melaksanakan patroli ke kawasan pemukiman warga, pos siskamling, jalan-jalan sepi yang rawan tindak pidana, gedung instansi pemerintahan, serta objek vital guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

    Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Skala Sedang ini, Polsek Pasar Minggu menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah serta mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas, khususnya tawuran remaja, balap liar, kejahatan jalanan, dan peredaran narkoba. Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menciptakan situasi yang tetap kondusif di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.