Blog

  • Sinergi Bhabinkamtibmas dan Warga dalam Monitoring PSN serta Jumat Curhat di Kelurahan Kalibata

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat, Aiptu Bambang S., selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibata, melaksanakan kegiatan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dirangkaikan dengan program “Jumat Curhat” di wilayah RW 03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/04/2026).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertempat di kediaman Ketua RT 05, Jl. Kalibata Tengah No. 43. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya Lurah Kalibata Bapak Herman beserta jajarannya, dr. Tramudia dari Kapustu Kalibata 2, Ketua RW 03, para Ketua RT di lingkungan RW 03, LMK, FKDM, serta perwakilan ibu-ibu koordinator dan kader Jumantik Kelurahan Kalibata.

    Dalam sambutannya, Aiptu Bambang S. menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif. Ia memberikan apresiasi atas antusiasme warga dalam pelaksanaan PSN.

    “Kegiatan PSN ini harus dilakukan secara rutin. Kami berharap setiap warga dapat menjadi ‘Jumantik’ bagi rumahnya sendiri. Dengan menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri, kita dapat menekan penyebaran penyakit, khususnya demam berdarah,” ujar Aiptu Bambang.

    Selain memantau kegiatan kesehatan, momen “Jumat Curhat” dimanfaatkan oleh Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) secara langsung kepada warga:

     Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Salah satu langkah preventif yang disarankan adalah memasang spanduk himbauan di titik-titik rawan sebagai pengingat bagi warga dan pendatang.

    Aiptu Bambang mengingatkan para orang tua dan tokoh masyarakat untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pelaku maupun korban.

    Di tengah dinamika sosial, warga diimbau untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks) yang dapat memecah belah kerukunan warga.

    Masyarakat diingatkan untuk tidak ragu melapor ke Polsek Pancoran jika menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas. Warga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 (bebas pulsa) atau menghubungi Bhabinkamtibmas setempat secara langsung.

    Melalui sinergi antara aparat kelurahan, tenaga kesehatan, dan kepolisian, diharapkan wilayah Kelurahan Kalibata dapat terus menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis bagi seluruh warganya.

  • Patroli Dialogis Personel Samapta Polsek Tebet Sambangi Pangkalan Ojol, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi pangkalan ojek online di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/04/2026) pukul 11.15 WIB.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana selaku Unit 81, dengan lokasi di pangkalan ojol Jl. Tebet Raya, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet.

    Dalam pelaksanaannya, personel memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengemudi ojek online agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Petugas juga mengingatkan agar para pengemudi lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, memilih tempat yang aman, serta menggunakan kunci pengaman tambahan seperti kunci stang untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan.

    Selain itu, disosialisasikan pula layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan dari pihak kepoliian.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Apel Kendaraan Operasional Guna Perkuat Harkamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Metro Jakarta Selatan menggelar apel penggelaran kendaraan operasional dan perlengkapan PHH dan SAR pada Jum’at (17/4).

    Kegiatan ini melibatkan pengecekan menyeluruh terhadap unit kendaraan roda dua dan roda empat dari berbagai satuan, di antaranya Sat Samapta, Sat Pam Obvit, hingga jajaran Polsek di wilayah hukum Jakarta Selatan.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sarana prasarana pendukung dalam kondisi prima. Hal ini krusial agar personel dapat memberikan respons cepat dalam menjaga kondusifitas wilayah serta melayani masyarakat secara maksimal.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Dengan armada yang siap pakai, diharapkan patroli wilayah dan pengamanan objek vital di area Jakarta Selatan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

  • Jum’at Peduli Kartini Polda Metro Jaya, Wujud Kepedulian untuk Ojol Perempuan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jum’at Peduli dalam rangka memperingati Hari Kartini di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus penguatan bagi para pengemudi ojek online (ojol) perempuan yang setiap hari berjuang di jalan demi keluarga. Dalam kesempatan tersebut, turut dibagikan sebanyak 350 paket sembako sebagai bentuk dukungan nyata kepada mereka.

    Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Dr. Rita Wulandari Wibowo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari semangat Kartini yang dihadirkan oleh para polisi wanita (Polwan) untuk mendukung perempuan tangguh di lapangan.

    “Pada hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Kartini, di mana Polwan Kartini Polda Metro Jaya memberikan semangat dan penguatan kepada para ojol perempuan hebat. Mereka adalah penyemangat yang terus berjuang untuk keluarganya,” ujar Kombes Rita.

    Kombes Rita menambahkan, selain memberikan motivasi, pihaknya juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan perlindungan perempuan, baik di jalan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

    “Kami memberikan penguatan agar mereka terhindar dari kecelakaan dan kekerasan. Apabila menemukan situasi kekerasan atau ketidaktertiban, kami bekali untuk segera menghubungi layanan 110 maupun platform Direktorat Reserse PPA dan PPO. Kami siap memberikan perlindungan kepada perempuan-perempuan hebat di jalan,” jelasnya.

    Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan program Kapolda Metro Jaya dalam mendorong peran aktif perempuan, termasuk Polwan, untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Sementara itu, perwakilan ojol perempuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Polda Metro Jaya.

    “Terima kasih Bapak Kapolda atas Jumat berkahnya untuk kami para wanita hebat. Terima kasih untuk Kartini Polda Metro Jaya yang selalu mendukung kami para ojol perempuan. Semoga kebaikan ini membawa berkah untuk semua,” ucapnya.

    Kegiatan Jum’at Peduli ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan serta dukungan bagi perempuan yang bekerja di sektor informal seperti ojek online.

  • Polwan Polda Metro Jaya Diterjunkan Layani Aksi Tani Merdeka, Penyampaian Aspirasi Berjalan Tertib

    Jakarta – Polda Metro Jaya menurunkan polisi wanita (Polwan) dalam pelayanan aksi penyampaian pendapat yang digelar Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026). Kehadiran Polwan menjadi bagian dari upaya pelayanan humanis agar penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Sekitar 200 peserta aksi hadir dalam kegiatan tersebut. Untuk mendukung kelancaran jalannya aksi, sebanyak 252 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan diterjunkan ke lokasi guna memberikan pelayanan aksi penyampaian pendapat.

    Selain melakukan pelayanan kepada peserta aksi, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas secara situasional menyesuaikan dinamika di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi, sehingga kegiatan masyarakat dan pengguna jalan tetap berjalan lancar.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan keterlibatan Polwan dalam kegiatan ini merupakan wujud pelayanan humanis Polri dalam mengawal setiap penyampaian pendapat di muka umum. “Kami hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan secara humanis agar kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Kombes Budi Hermanto.

    Menurutnya Kombes Budi Hermanto kehadiran Polwan juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih sejuk dan komunikatif selama kegiatan berlangsung. Polda Metro Jaya, kata dia, tetap mengedepankan pendekatan persuasif sekaligus memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dapat terlindungi dengan baik.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110,” tambahnya.

  • Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal

    Jakarta – Polri resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji dan Umrah sebagai langkah konkret dalam memperkuat perlindungan jemaah serta menindak berbagai praktik penyelenggaraan ibadah haji ilegal. Pembentukan satgas ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi antara Polri dan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

    Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

    “Polri berkomitmen mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi agar berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji Republik Indonesia,” ujar Irjen Nunung dalam keterangannya, Jumat (17/4).

    Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji saat ini berada dalam dinamika strategis global, termasuk kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada biaya transportasi, akomodasi, dan logistik. Selain itu, penguatan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 juga menuntut peningkatan pengawasan dan sinergi antar lembaga, khususnya terkait praktik haji non-kuota dan non-prosedural.

    Menurut Irjen Nunung, penyelenggaraan haji tidak hanya menyangkut aspek ibadah, tetapi juga perlindungan warga negara, citra bangsa, serta kepercayaan internasional.

    “Satgas ini menjadi instrumen strategis dalam memastikan perlindungan jemaah sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran penyelenggaraan haji yang terjadi,” tegasnya.

    Indonesia sendiri memperoleh kuota sekitar 221.000 jemaah pada tahun 2026, yang menjadi salah satu terbesar di dunia. Tingginya animo masyarakat ini diakui turut menghadirkan tantangan serius, terutama dalam aspek pengawasan dan potensi penyimpangan.

    Dalam pemantauan yang dilakukan, Polri menemukan berbagai modus operandi yang marak terjadi. Modus tersebut antara lain penyalahgunaan visa non-haji seperti visa ziarah dan visa kerja, di mana calon jemaah diberangkatkan satu tahun sebelumnya untuk mendapatkan izin tinggal (ighomah) yang kemudian digunakan untuk berhaji. Selain itu, terdapat penawaran haji tanpa antre (0 tahun) dengan biaya tinggi yang tidak sesuai ketentuan resmi, menggunakan visa furoda, mujamalah, dan/atau visa amil yang sebenarnya tidak dipungut biaya oleh Pemerintah Arab Saudi.

    Polri juga menemukan praktik penggunaan visa dari negara lain seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan negara lainnya untuk memberangkatkan Warga Negara Indonesia secara ilegal melalui negara tersebut menuju Arab Saudi.

    Tak hanya itu, ditemukan pula kasus jemaah gagal berangkat dari sejumlah embarkasi internasional seperti Jakarta, Surabaya, Batam, dan Makassar, serta penelantaran jemaah di luar negeri tanpa kejelasan akomodasi, transportasi, maupun kepastian pelaksanaan ibadah. Modus lain yang turut teridentifikasi adalah skema ponzi atau penipuan keuangan dengan menggunakan dana jemaah baru untuk memberangkatkan jemaah lama, serta penggelapan dana jemaah dengan dalih force majeure untuk menghindari kewajiban pengembalian dana.

    “Modus ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan praktik penipuan dan pemberangkatan non-prosedural yang merugikan masyarakat,” ungkap Nunung.

    Selain itu, maraknya biro perjalanan haji dan umrah ilegal juga menjadi perhatian serius. Biro ilegal tersebut umumnya tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi, menggunakan identitas, logo, atau afiliasi palsu, menawarkan paket yang tidak transparan dan tidak sesuai ketentuan, serta tidak memiliki standar pelayanan dan perlindungan jemaah.

    Sebagai langkah penanganan, Satgas Haji Polri mengedepankan tiga strategi utama, yakni upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum.

    Dalam upaya preemtif, Polri melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur resmi ibadah haji serta meningkatkan literasi publik terhadap modus penipuan. Sementara itu, langkah preventif dilakukan melalui pengawasan bersama dan koordinasi lintas sektor dengan kementerian terkait, imigrasi, serta maskapai.

    Di sisi lain, penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pelaku penipuan, penggelapan, dan penyalahgunaan dokumen, termasuk penertiban biro perjalanan ilegal.

    “Bareskrim Polri berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam upaya penegakan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.

    Berdasarkan data tahun 2026, tercatat sebanyak 77 aduan terkait haji dan umrah, dengan 21 kasus telah diselesaikan dan sisanya masih dalam proses penanganan.

    Menutup keterangannya, Nunung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi.

    “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memastikan pendaftaran ibadah haji dilakukan melalui jalur resmi, memverifikasi legalitas biro perjalanan, tidak tergiur dengan tawaran haji tanpa antre, serta selalu memastikan penggunaan visa haji resmi,” tutupnya.

    Polri menegaskan akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia.

  • Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan Intensifkan Patroli Malam hingga Dini Hari, Situasi Wilayah Terpantau Aman

    Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli skala besar dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran warga, balap liar, serta kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, pada Kamis malam, 16 April 2026 hingga Jumat dini hari, 17 April 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga 04.30 WIB.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sugiyono dengan kekuatan 7 personel serta didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli dilakukan secara mobile dan strong point di sejumlah titik rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    Pada pukul 18.30 WIB, Tim 3P bergabung dengan Satpol PP dan warga setempat melaksanakan strong point di Pos Pantau Tuyul sebagai langkah antisipasi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta potensi tawuran. Situasi terpantau aman dan terkendali.

    Selanjutnya pada pukul 20.30 WIB, tim melaksanakan strong point di Jalan Bukit Duri Raya dengan fokus pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Situasi tetap aman dan kondusif.

    Pada pukul 22.00 WIB, patroli dilanjutkan ke wilayah Bukit Duri pinggir kali untuk mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol.

    Memasuki pukul 23.45 WIB, Tim 3P bergabung dengan piket fungsi Polres dan Polsek Kebayoran Baru dipimpin Kapolsek setempat melakukan pengecekan laporan masyarakat melalui layanan 110 di kawasan Ruko ITC Fatmawati terkait dugaan penyekapan. Tim kemudian mengawal pelapor dan terlapor ke Mapolsek Kebayoran Baru guna penanganan lebih lanjut. Situasi berlangsung aman dan terkendali.

    Patroli berlanjut pada dini hari, dimulai pukul 02.00 WIB di Jalan Sultan Iskandar Muda, dilanjutkan pukul 02.20 WIB di depan Gandaria City, serta pukul 02.50 WIB di kawasan PIM 3. Seluruh lokasi menjadi fokus antisipasi kejahatan 3C, balap liar, dan gangguan kamtibmas lainnya, dengan hasil situasi tetap aman.

    Pada pukul 03.15 WIB, tim melaksanakan strong point di Bundaran Pondok Indah, kemudian pukul 03.40 WIB di Jalan R.A. Kartini guna mengantisipasi kejahatan jalanan pada jam rawan pagi hari. Kegiatan dilanjutkan pukul 04.00 WIB di Jalan Antasari (Paradise) dan pukul 04.15 WIB di depan Vivo Antasari, dengan hasil tidak ditemukan gangguan menonjol.

    Seluruh rangkaian kegiatan patroli berakhir pada pukul 04.30 WIB, di mana Tim 3P kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan. Secara umum, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan selama pelaksanaan patroli dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di TL Persojo

    Jakarta Selatan – Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di TL Persojo, Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H., Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana pada pukul 06.25 WIB hingga selesai sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan di pagi hari.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus kendaraan di titik rawan kepadatan serta mengantisipasi potensi kejahatan jalanan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas dan tidak melawan arus demi keselamatan bersama.

    Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas. Hingga kegiatan berakhir, situasi arus lalu lintas terpantau lancar dan kondusif.

  • Kapolsek Tebet Resmikan Pos Pantau Bukit Duri, Langkah Strategis Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan, S.E., bersama jajaran melaksanakan kegiatan pembentukan Pos Pantau (Pospantau) di wilayah Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Jl. Bukit Duri Selatan ini turut dihadiri oleh unsur tiga pilar dan elemen masyarakat, di antaranya Sekretaris Kelurahan Bukit Duri, Ketua RW, FKDM, Satpol PP Kecamatan Tebet, Satlinmas, serta Pokdarkamtibmas. Sebanyak kurang lebih 20 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Kapolsek Tebet menyampaikan bahwa pembentukan Pospantau Bukit Duri merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran antarwarga dan kejahatan jalanan yang kerap terjadi di titik-titik rawan.

    Selain itu, Polsek Tebet bersama unsur masyarakat akan mengintensifkan patroli jalan kaki dari gang ke gang dengan melibatkan RT, RW, serta tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Pengawasan di Pos Pantau juga akan dilakukan secara berkelanjutan, dimulai pada sore hari hingga dini hari. Personel gabungan dari fungsi Binmas, Intel, serta dukungan Satpol PP dan terus hadir dan bersinergi dengan warga dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukumnya.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Sambangi Warga, Perkuat Sinergi dan Himbauan Kamtibmas

    Jakarta Selatan Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam, Aiptu Evin Susanto, melaksanakan kegiatan sambang warga di wilayah Jl. Rasamala 3, RT 03 RW 013, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Rabu (15/4/2026) siang.

    Kegiatan yang berlangsung pukul 13.15 WIB tersebut dihadiri oleh Bapak Saiman selaku Sekretaris Kelurahan bersama unsur 3 Pilar. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

    Adapun imbauan yang disampaikan antara lain mengajak warga untuk selalu menjaga kamtibmas, tertib dalam kehidupan bermasyarakat, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, dilakukan juga sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), termasuk mengingatkan warga yang memiliki kendaraan bermotor agar menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan.

    Tidak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya remaja, agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam, sebagai bentuk antisipasi kenakalan remaja. Bhabinkamtibmas juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran pihak Kepolisian Polsek Tebet. Masyarakat mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya kunjungan serta komunikasi langsung dari petugas di lingkungan mereka.

    Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya Polsek Tebet dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.