Uraian: Apakah Lebih Mudah Diterapkan, Apakah Titik Panas Lebih Cepat Diketahui, dan Apakah Proses…

Selain mengandalkan metode pemadaman konvensional, penanganan karhutla gambut kini diperkuat dengan pemanfaatan teknologi untuk mendeteksi dan mendinginkan bara yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah.
Teknologi tersebut diterapkan salah satunya di kawasan Pengayuan, Banjarbaru, untuk menghadapi karakteristik lahan gambut yang memungkinkan panas dan bara bertahan di bawah permukaan meski api di atas tanah telah padam.
Berdasarkan data kesiapsiagaan, sebanyak 3.030 personel Polda Kalsel menjadi bagian dari 11.681 personel gabungan yang disiapkan untuk penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
Personel bekerja dalam tiga shift untuk memastikan proses pemadaman, pembasahan, pendinginan, dan pemantauan berlangsung secara berkelanjutan.
Kondisi gambut membuat api tidak selalu terlihat di permukaan karena panas dapat menjalar dan bara dapat bertahan di lapisan bawah tanah.
Dengan pola tersebut, penanganan dilakukan dari dua arah, yakni memadamkan api dari atas sekaligus mendinginkan sumber panas dari bawah.
Cairan yang digunakan dalam sistem undercooling merupakan formula berbahan dasar MES hasil pengembangan Bidlabfor Polda Kalsel.
Apakah lebih mudah diterapkan, apakah titik panas lebih cepat diketahui, dan apakah proses pendinginan dapat dilakukan dengan lebih tepat.