Dampak Subuh Keliling, Upaya Polri Perkuat Harkamtibmas Melalui Kedekatan

Polri terus memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui pendekatan humanis, salah satunya dengan kegiatan Subuh Keliling.
Program ini sejalan dengan program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Polisi Bersama Masyarakat menjadi wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, menyerap aspirasi, dan mendengarkan langsung persoalan warga guna mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Melalui salat Subuh berjemaah, dialog dengan tokoh agama dan masyarakat, serta penyampaian pesan-pesan kamtibmas, polisi membangun komunikasi yang terbuka dan memperkuat kemitraan dengan warga.
Selain menjadi momentum ibadah bersama, Subuh Keliling juga membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, keluhan, dan persoalan yang berpotensi memengaruhi keamanan lingkungan.
Johnny Eddizon Isir mengatakan, Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam menjaga keamanan.
“Melalui Subuh Keliling, Polri hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan.
Warga didorong untuk aktif menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan kepada petugas, Bhabinkamtibmas, maupun melalui layanan kepolisian 110.